Keuangan

Ingin Investasi Menguntungkan? Hindari 4 Kesalahan Investasi Online Berikut!

Ingin Investasi Menguntungkan

Kenyataan bahwa kenaikan harga barang kebutuhan pokok tidak berbanding lurus dengan penghasilan, jelas membuat Anda harus memutar otak. Mengandalkan gaji bulanan hanya cukup sampai memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lalu, bagaimana dengan tujuan finansial lain, seperti biaya sekolah anak, punya rumah sendiri, atau jaminan hari tua?

Mulai investasi online dapat menjadi pilihan bijak. Anda tidak hanya sekadar menabung, tetapi juga memperoleh return dari modal yang ditanamkan. Semakin dini Anda memulainya, semakin besar pula keuntungan yang dapat Anda nikmati. Apalagi, jenis investasi ini tepat bagi pemula.

Perlu Anda tahu, investasi selalu datang dengan risiko. Nyaris tidak ada jenis investasi yang tidak memiliki risiko, termasuk emas dan properti sekalipun. Maka, agar Anda bisa menikmati investasi menguntungkan, hindari 4 kesalahan investasionline berikut ini.

Tidak menetapkan tujuan berinvestasi secara spesifik

Investasi tanpa menetapkan tujuan sama saja dengan menyetir mobil tanpa arah. Bukan asal beranggapan “investasi dulu saja, mau dipakai untuk apa urusan nanti, yang penting dapat untung dulu.”

Padahal, investasi sendiri merupakan jalan atau cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan keuangan tertentu. Maka, penting untuk melakukan perencanaan keuangan secara spesifik, mulai dari tujuan, frekuensi, besaran dana, hingga jangka waktu berinvestasi.

Kurang cermat dalam mengalokasikan dana investasi

Saat Anda nyaman dengan satu jenis investasi, ada kecenderungan untuk mengalokasikan dana pada satu aset saja. Misalnya, Anda hanya menyimpan dana pada reksa dana karena dianggap paling aman dan menguntungkan. Lalu, dampak apa yang terasa jika Anda mengalami kerugian pada investasi tersebut?

Ya, Anda akan merugi dalam jumlah besar. Maka, sebagai investor Anda harus mampu mengalokasikan dana investasi dalam aset yang berbeda-beda. Contoh, selain memanfaatkan reksa dana, sebaiknya Anda juga berinvestasi dengan deposito dan peer to peer (P2P) lending seperti Gandeng Tangan.

Menelan semua informasi dan perkataan orang lain

Kesalahan selanjutnya adalah menelan semua informasi dan perkataan orang lain saat berinvestasi. Padahal, informasi yang Anda dapat belum tentu benar atau hanya pengalaman buruk seseorang. Sayangnya, pendapat orang lain atau ‘katanya begini, katanya begitu’ itu lebih mudah berpengaruh pada tindakan Anda, sehingga menggoyahkan keputusan dalam berinvestasi.

Misalnya, orang tua Anda berpendapat deposito adalah investasi teraman dan minim risiko. Meski pendapat itu ada benarnya, tetapi hasil yang diperoleh sangat kecil. Ketika Anda ingin mencoba investasi saham atau P2P lending, mereka justru beranggapan langkah itu terlalu berisiko dan butuh modal banyak.

Mengabaikan riset produk investasi

Menelan mentah-mentah semua informasi dapat semakin menjadi jika Anda melakukan kesalahan ini: mengabaikan riset produk investasi. Anda percaya begitu saja tanpa melakukan penelitian atau mengecek kembali kebenaran informasi tersebut. Padahal, riset itu penting agar Anda benar-benar mengenali jenis investasi yang hendak dipilih.

Apalagi, zaman sekarang riset itu mudah asal ada kemauan memuaskan rasa ingin tahu. Cukup buka Google dan cari sumber terpercaya, membaca buku, atau bertanya pada pengelola produk investasi. Malu bertanya, sesat di jalan lho.

Demikian 4 kesalahan investasi online yang harus Anda hindari untuk memperoleh investasi menguntungkan. Jadi, Anda harus cermat dan mempelajari sungguh-sungguh setiap jenis produk agar dapat menikmati keuntungan. Yuk, coba berinvestasi sekarang juga!

 

Comment here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.