InspirasiKeuangan

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Mulai Mengatur Keuangan? Cari Tahu Jawabannya di sini!

Beberapa waktu lalu media sosial sempat ramai membahas gaji Rp8juta yang diajukan oleh fresh-graduate dari universitas ternama di Indonesia. Tahu cerita ini enggak?

Singkatnya, orang tersebut merasa bahwa dirinya seharusnya bisa mendapat tawaran gaji lebih dari Rp8juta karena berasal dari universitas ternama tersebut. Karena tidak terima dengan tawarannya, kemudian dia mengunggahnya di media sosial menggerutu tentang kegelisahannya tersebut. Bukannya malah mendapat solusi atau saran, dia malah ramai dibahas oleh ribuan netizen dengan berbagai pendapat dari pro mau pun kontra.

Tunggu, di sini Gita enggak akan bahas itu, kok. Menurut Gita, lulusan darimanapun kamu dan berapa pun gaji yang kamu dapatkan enggak ada artinya kalau kamu belum bisa mengatur keuangan. Sayang banget, kan, kalau gaji Rp8juta tapi ludes gitu aja selama satu bulan dan enggak kamu sisihkan untuk menabung.

Padahal ya dengan mengatur keuangan kamu bisa mengetahui nih dari mana sih pengeluaran terbanyak yang kamu habiskan dan mana yang perlu ditambahkan. Semua akan tercatat pengeluaran dan pemasukan kamu, sehingga memudahkan kamu juga untuk bisa mulai menyisihkan uang untuk hal lainnya, yang akan kamu gunakan di masa depan kelak.

Tapi, kapan sih waktu yang tepat untuk mulai mengatur keuangan? 

Seharusnya sejak dini kita sudah diajarkan untuk mengatur keuangan, Sahabat GandengTangan. Sehingga ketika besar nanti, kita bisa mengurus keuangan dengan teratur. Jadi, gak ada lagi tuh sebutan tanggal tua dan muda hihii.

Selain itu, melalui mengatur keuangan ini lah kamu bisa memahami keuangan pribadi. Mengetahui pengeluaran dan pemasukan, mengatur mana yang perlu dikurangi dan ditambahkan. Selain itu, juga bisa mempermudah kita untuk bisa mengalokasikan uang kita kepada beberapa tempat yang memang dibutuhkan bukan diinginkan. Misalnya, untuk dana pendidikan, dana pensiun, hingga dana untuk menjalankan ibadah ke Tanah Suci. Dengan mengatur keuangan kamu bisa menyebarkan uang kamu juga melalui pendanaan online di peer-to-peer lending

Apa saja sih tanda-tanda kalau kita perlu membuat rencana keuangan?

1. Uang gajian habis dalam hitungan hari

Gajiannya tanggal 25 tapi belum ada seminggu, udah tinggal buat ongkos dan makan doang selama sebulan. Alhamdulillah masih ada sisa, kalau udah tinggal ratusan ribu? :”) Jangan sampai ya, Sahabat GandengTangan. Kalau kamu belum bisa mengatur keuangan setidaknya selalu punya simpanan untuk ongkos dan uang makan selama satu bulan ke depan. 

2. Cicilan lebih dari 30% pemasukan per bulan

‘Lebih besar pasak daripada tiang’, artinya pengeluaran lebih besar daripada pemasukan. Kalau dihubungkan dengan sekarang tuh gini, cicilan lebih banyak daripada pemasukan tiap bulan. Kebayang gak tuh, pemasukan per bulan habis cuma buat bayar cicilan :(( Kalau kamu sudah sampai berada di tahap ini, kamu perlu untuk evaluasi keuangan kamu nih.bulannya.

3. Meminjam uang kepada orang terdekat setiap bulan

Di saat kepepet udah enggak ada lagi uang di tabungan sedangkan tanggal gajian masih seminggu lagi, pernah merasa seperti itu nggak? Wah, itu kamu udah urgent banget tuh untuk mulai mengatur keuangan tiap bulan!

Gimana, ada yang kamu banget gak nih? Artinya kamu memang harus mulai mengatur keuangan nih dari sekarang! Sebagai pemula, kamu bisa mulai dari konsep mengatur gaji paling umum, yang bisa kamu baca di sini untuk kepoin Cara Mengatur Keuangan Bulanan Secara Efektif.

Kalo rekomendasi dari Gita, selalu sisihkan uang untuk pendanaan online di peer-to-peer lending. Kamu bisa mulai di GandengTangan dengan minimal pembiayaan sebesar Rp50ribu saja. Selain itu, mereka juga ada fitur asuransi proteksi pendanaan-nya lho. Jadi, kamu enggak perlu khawatir lagi untuk mulai pendanaan online di GandengTangan.

Mari lakukan pendanaan online lebih nyaman di GandengTangan!

Comment here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.