Berita

Pentingnya Tentukan Tujuan Keuangan, Jangan Anggap Sepele!

Selang beberapa hari setelah gajian, saldo ATM cuma sisa untuk transportasi dan makan doang. Ada yang pernah begini nggak?

Wah, itu salah satu peringatan keras nih buat kamu untuk mulai mengatur bujet. Nah, sebelum itu, ada satu hal penting yang seringkali dilewati atau bahkan dianggap sepele. Padahal dampak dari hal tersebut sangat baik lho dalam jangka panjangnya, bisa dibilang justru hal utama ini lah yang akan membawa kamu ke jalur yang benar ehehehe.

Hayo, ada yang bisa tebak yang dimaksud ‘hal itu’ mengacu kemana? Yep,….Tujuan Keuangan.

Apa itu Tujuan Keuangan?

Salah satu hal esensial yang digunakan secara efektif untuk mempermudah dalam mengatur keuangan sesuai dengan sasaran yang ingin dicapai.

Kenapa itu Penting?

Mulai membuat bujet per hari, per bulan, bahkan per tahun adalah pijakan awal yang bagus untuk kamu yang ingin mulai mengatur keuangan. Dengan melakukan hal tersebut, artinya kamu juga mulai sadar literasi keuangan dan memikirkan kehidupan di masa depan nanti.

Lalu kenapa penting? Sama halnya seperti kamu ingin memasak satu makanan dengan beragam bahan yang sudah kamu susun dan siapkan. Tapi, kamu masih belum tahu bahan-bahan tersebut ingin diolah menjadi masakan apa. Nah, itu lah yang terjadi pada kamu saat ini yang belum menentukan tujuan keuangan. Kamu sudah menyusun bujet selama satu bulan tanpa tahu tujuan dari bujet bulanan tersebut apa. Tujuan keuangan lah yang akan memandu keuangan bujet kamu sesuai dengan tujuan yang telah dibuat. Jadi, bisa dibilang kalau tujuan keuangan itu cukup esensial untuk dimiliki. Lebih baiknya lagi jika sudah mulai diterapkan sejak dini. Sehingga kamu tahu nih uang tabungan kamu akan dibawa kemana/digunakan untuk apa.

Gimana Cara Menentukan Tujuan Keuangan?

Untuk menentukan Tujuan keuangan itu gampang-susah. Yang pasti haus ada komitmen dan konsisten untuk mulai mengatur keuanganmu. Pastikan juga Tujuan Keuangan yang kamu buat memenuhi unsur S.M.A.R.T, yaitu Specific, Measureable, Achievable, Relevance, dan Time. Artinya, Tujuan Keuanganmu harus spesifik/jelas, bisa diukur keberhasilannya, bisa digapai/dilakukan, sesuai dengan tujuan/apa yang kamu butuhkan dengan keterangan waktu yang telah kamu tentukan.

Contoh:Menyisihkan 10% dari pendapatan setiap bulan selama 3 tahun untuk berinvestasi di Peer-to-peer lending dan reksa dana

Nah dari semua itu, kamu bisa mulai nih menentukan tujuan keuangan apa yang akan kamu buat. Setelah itu, baru deh sesuaikan bujet bulanan kamu dengan tujuan yang udah kamu buat supaya tetap di jalur yang sesuai. 

Enggak perlu muluk-muluk kok, kamu bisa mulai dengan hal kecil aja dulu. Misal, melakukan investasi online tiap bulannya sebesar Rp50ribu di platform P2PLending GandengTangan. Nanti setelah kamu mulai rutin melakukannya dan merasakan imbal hasil yang didapat, kamu akan mulai menambah jumlah investasi semakin besar. Dari situ lah, kamu bisa mulai terbiasa dan mulai nyaman dengan kebiasaan berinvestasi online di GandengTangan.

Psst, ditambah lagi di GandengTangan ada fitur Proteksi Pendanaan lho. Makin berasa aman aja deh melakukan investasi online di GandengTangan. 

Yuk, mulai danai sekarang!

Comment here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.