Keuangan

3 Alasan Utama Mengapa Pilih Investasi Peer to Peer untuk Modal Kecil

Investasi modal kecil

 

Dalam rangka meningkatkan perekonomian bangsa di sektor industri mikro, pemerintah kini semakin mendukung kehadiran berbagai perusahaan fintech (financial technology) yang bergerak di bidang peer to peer lending. Korporasi startup ini pun melibatkan masyarakat secara luas untuk berpartisipasi sebagai investor.

P2P lending menjadi wadah yang mempertemukan antara UKM atau personal sebagai pihak peminjam (borrower) dengan pemberi pinjaman (investor). Calon investor bebas memilih peminjam mana yang akan diberi pinjaman modal sesuai dengan profil yang dikehendaki, baik dari segi besarnya pinjaman, lamanya pengembalian, risiko, dan lain-lain.

Jenis investasi sebenarnya cocok untuk investor pemula maupun yang memiliki modal kecil. Mengapa demikian?

Risiko yang kecil dan keamanan yang terjamin

Sebagai pemula dengan pengalaman tentang investasi yang minimum, P2P lending akan sangat membantu. Meski bebas memilih peminjam, faktor risiko akan diminimalkan karena pihak fintech akan membantu proses verifikasi terhadap permohonan yang diajukan peminjam. Selama periode peminjaman pun, fintech akan mengecek kelancaran kredit dan perkembangan usaha peminjam secara berkala. Dengan demikian, sekecil apa pun modal yang diberikan, Anda tidak perlu merasa khawatir akan hilang.

Memiliki kewenangan lebih besar

Memilihpeer to peer lending untuk modal kecil adalah pilihan yang tepat. Mengingat banyaknya UKM maupun pihak personal yang berada dalam platformini, rasio bertemu dengan peminjam yang sesuai dengan profil Anda pun lebih besar. Kebutuhan setiap peminjam pun bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan. Anda pun bisa menyesuaikan mana yang cocok, berikut dengan pertimbangan risiko, visi dan misi, dan lain-lain.

Fleksibilitas pengembalian modal

Secara umum, investasi P2P lending merupakan jenis investasi jangka pendek dengan rentang waktu sekitar 1 tahun. Walau begitu, ada pula pinjaman yang mempunyai rentang waktu lebih pendek, yakni hanya dalam hitungan beberapa bulan saja. Fleksibilitas ini tentu memberikan opsi yang lebih nyaman bagi para investor.

Membantu perekonomian lokal

Bila sebelumnya saham dan obligasi yang memberikan lebih banyak kontribusi dalam membangun perekonomian, kini eranya P2P lending. Anda dapat berkomunikasi langsung serta dengan lebih nyata melihat usaha yang dilakukan oleh peminjam. Selain itu, periode pinjaman yang singkat juga membuat Anda lebih mudah bila ingin mengakhiri investasi dibandingkan obligasi.

Itulah alasan utama mengapa peer to peer lendinguntuk modal kecil adalah alternatif yang cukup menjanjikan. Namun, Anda juga perlu lebih berhati-hati dalam memilih fintech penyedia untuk menghindari risiko di kemudian hari.

Pilihlah fintech P2P lending yang telah diakui oleh pemerintah serta menerapkan transparansi dalam pengelolaan dana investasi. Di Gandengtanganmisalnya, Anda juga dapat dengan mudah memantau modal yang diberikan. Yang lebih menarik, Anda bahkan bisa berinvestasi mulai dari Rp50.000,00 saja.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, mulai berinvestasi untuk keuntungan diri dan kemajuan ekonomi lokal!

Comment here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.